Sampai jumpa di persimpangan..

Mimpi : Melawan Asassin

Tadi pagi serius mimpinya agak keren giman gitu. Nyaksiin fenomena pergantian dunia. Dimulai ketika saya diburu oleh seorang asassin. Dia memegang shotgun dan saya berhasil menghindari beberapa tembakan. Akhirnya saya lari, oiya settingnya masih di kampung halaman. Saya menelusup ke dalam rumah-rumah mencari perlindungan.

Tak menemukan perlindungan yang aman akhirnya saya masuk sumur tua di sudut kampung. Entah mengapa saya pegang mayat. Justru karena ada mayat itu saya terlindungi, saya sembunyi ditutupi mayat tersebut. Dan asassin pun pergi ke tempat lain. 

Setelah asassin pergi, saya kembali ke atas, akhirnya saya ketemu kawan, dia kasih kabar katanya dunia mulai aneh. Saya rasain gempa makin mulai sering terjadi, dunia ini terguncang. Teman saya megajak mencari tahu yang sebenarnya terjadi. Teman saya tau tempat dimana kita bisa menemukan jawabannya. Akhirnya kita menuju selatan, karena tempatnya ada di selatan.

Sambil berlari tiba-tiba gelegar mengacau langit. Dari arah timur ada seonggok kapal layar laut terbang menyemburkan asap hitam. Dunia macam apa ini? Kataku. Mana ada kapal laut bisa terbang? Temanku juga bingung. Semacam kenampakan menyeramkan.

Akhirnya kita sampai di tempat yang dimaksud teman saya. Ternyata di sana sudah sekian banyak orang menanti jawaban.  Tempatnya mirip pasar dimana sebelah ujung ada perumahan mewahnya. Kami menunggu bersama di depan pasar bareng yang lain. 

Tiba-tiba si asassin datang. Kita bertarung di tempat, dan orang lain nggak ada yang belain. Gila! Dia penjahat woy, kataku. Selagi kita bertarung tiba-tiba langit kembali mengelegar. Bukan kapal yang terbang itu lagi, tapi tiba-tiba langit gelap.  

Pertarungan kami berhenti sejenak. Tiba-tiba saja kita dikejutkan dengan sesosok yang besar berjubah hitam. Alamak siapa itu? Selagi sesosok itu bicara dengan bahasa yang tidak saya menegrti, saya menghela nafas, berpikir apa dibalik ini semua. Bingung. Selesai sesosok bicara langsung hilang, disambung langit yang terbelah. Cahaya putih merobek cahaya hitam yang seperti kertas.

Cahaya lalu menyilaukan sekali. Sampai akhirnya memang cahaya itu masuk mata. Tiba-tiba hal itu menjadi nyata. Ternyata jendela. Bangun. Rupanya mimpi. Keterlaluan. Ini jam berapa? HP saya mati. Langsung mandi, langsung berangkat ke TVST B. PP1.  ternyata memang sudah siang saudara-saudara. Masih jadi pertanyaan apa dibalik mimpi itu semua.  

Serem nian mimpi awak ini. Ngeri bang. Tapi pas dimimpi sempat merasa jadi jagoan. haha

25032012